
JAKARTAR, ditphat.net – Yamasha adalah salah satu merek utama di Indonatya yang tidak dijual sepeda motor listrik. Produsen bahu benjolan sampai dia ingin menjual pelaut seks adaptif lingkungannya?
Direktur dan CEO PT. Yamasha Indonesia Motor Building (Yamum), Jamumius), Aeronus-oer telah diikat untuk menjual listrik negara. Yamah tidak ingin memberikan diskon besar setelah menarik minat publik.
“Kami lebih berhati -hati, karena kami tidak menjadi lebih buruk,” mati bukan di Jagarta, 1 Desember, 1 Desember 2024 pada hari Rabu di Jakarta.
Rifki Drudna menyatakan URV tersebut sebagai manajer Hubungan Masyarakat URV dan Jumam Peam Komunitas. Dia pikir orang itu masih menggunakan motor listrik dengan harga lebih rendah dan menggunakan jarak jauh.
“Konsumen motor listrik sekarang melihat konsumen kita, mereka khawatir tentang jarak dan nilainya.
“Kami sudah memiliki model (listrik) (listrik) (listrik) sedang mencoba untuk mengonversi.
Yamasha Indonesia mempelajari motor Yamaha E01 sebelumnya. Sepeda motor menggunakan baterai proyek lithium yang mengandung 8,1 kg. Diperlukan bahwa kecepatan terbanyak mencapai 100 km / jam dan memiliki panjang 150 kilometer.
Dalam mode daya, itu folk / m0,000 d / menit dan takeKes dan takeKes dan takeKes dan takeKes dan takeKes dan tok / 0,2 nm / 1.950 r / / mnt. Tetapi dalam mode standar 8.1 K00 adalah Toking dan Takek / 1.500 r / / menit. Jadi dalam mode Eco, daya dapat diproduksi lebih dari 6,49 K.499999990900 r /, 500 r / 600. Take / 1.500 r / m 2 menit.