
BANDUNG, ditphat.net – Persib Bandar harus kehilangan Rachmat Irianto pada akhir musim. Pemain 25 -tahun tidak ada karena cedera ACL (ligamen silang kuno).
Tidak adanya Rachmat Iriananto tentu saja menjadi kerugian besar bagi Persib Bandung di babak kedua. Karena judul Ryan Ramat adalah pilar penting dari MW Bandung di lini tengah.
Dengan tidak adanya Rachmat Irianto, stok gelandang berkurang. Sebelumnya, Persepe juga kehilangan Didi Kosnandar, yang menerima patah tulang.
Posisi gelandang sekarang berada di Liveo Kocijan dan perekrutan baru Ahmed Agong. Pelatih Peryib, Boujan Khodak, mengatakan bahwa Ahmed Agong bisa menjadi perlindungan bagi Kochian Matio di lini tengah.
“Terlepas dari Matteo, kami tidak memiliki gelandang realistis yang nyata, bola nyata. Tetapi ketika Iriento terluka, kami membutuhkan pemain tambahan, dan ini adalah alasan membawa Agong,” kata Bogan kepada wartawan pada hari Selasa, 21 Januari 2025.
Ahmed Agwong, Boujan, lebih mempertimbangkan bahwa kondisi 28 -tahun tidak sempurna karena dia kelebihan berat badan ketika dia bergabung untuk pertama kalinya di Berg Bandar.
“Mungkin dia memiliki lebih atau lebih dari (berat) pound, tapi saya pikir kami telah memperbaikinya,” katanya.
Namun, Ahmed Agong bisa berjalan dengan baik. Persik Kediri mengimpor waktu untuk beradaptasi dengan permainan tim.
“Dia agak berat, tetapi Anda bisa melihat hari ini dan dua hari yang lalu dia memiliki kualitas yang diperlukan. Dia hanya perlu waktu untuk beradaptasi dengan sistem yang kita mainkan, dan dia akan siap kapan saja,” katanya.