
Jakarta, ditphat.net -acne adalah masalah kulit yang ditemui oleh banyak orang, terutama remaja dan anak muda. Meskipun tidak berbahaya, jerawat dapat mengganggu penampilan dan mempengaruhi kepercayaan diri. Salah satu cara untuk mengelola jerawat adalah dengan menggunakan obat jerawat yang dapat ditemukan di apotek.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai obat jerawat di apotek yang membantu merawat kulit mudah untuk mengembangkan jerawat. Ini juga memberikan saran untuk memilih produk yang tepat, tergantung pada jenis dan persyaratan kulit.
Obat jerawat tersedia di apotek
Obat jerawat yang dijual di apotek umumnya dibagi menjadi dua kategori utama: obat topikal (langsung diaplikasikan pada kulit) dan obat minum. Setiap jenis obat memiliki metode tugas yang berbeda dan penting untuk memilih sesuatu yang sesuai dengan kulit Anda.
A. Obat lokal (perawatan langsung pada kulit)
Obat -obatan lokal diaplikasikan langsung ke kulit di mana jerawat terjadi. Berikut adalah beberapa jenis obat lokal yang sering digunakan. 1. Benzoyle oksida murni produk ini memiliki efek kering untuk membantu mengurangi peradangan kulit. • Keuntungan: Benzoyl Fur Oxide efektif dalam mengobati jerawat ringan dengan lembut dan disediakan dalam berbagai bentuk seperti embun beku, krim atau sabun. Efek samping termasuk kulit kering, iritasi atau kemerahan, terutama jika sering digunakan. 2. Ini membantu mengurangi pemblokiran jerawat. • Keuntungan: Asam salif cocok untuk jerawat ringan dan sangat bermanfaat untuk kulit berminyak. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan kulit kering atau iritasi, sehingga harus digunakan. 3. Retinoid (trétinoid, adapalen) • Operasi: retinoid seperti trestinoid dan adapale mempercepat perubahan sel kulit dan beroperasi dengan mencegah pori -pori dan mengurangi pori -pori. Ini adalah pilihan terbaik untuk jerawat atau jerawat yang lebih serius yang belum membaik dengan perawatan lain. • Keuntungan: Retinoid sangat efektif untuk komedo dan jerawat radang. Penggunaan produk ini harus dilakukan dengan hati -hati karena dapat mengiritasi kulit, terutama ketika Anda mulai menggunakannya. 4. Antibiotik lokal (clindamycin, eritromisin) • Cara bekerja: antibiotik lokal, seperti clinddamycin dan erismycin, membantu mengurangi peradangan dan kontrol bakteri yang dapat memperburuk jerawat. • Keuntungan: Produk ini sangat cocok untuk jerawat yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun, untuk menghindari resistensi terhadap antibiotik, antibiotik lokal harus digunakan sesuai dengan instruksi. B. Kedokteran (oral)
Selain obat -obatan lokal, konsumsi obat dapat menjadi pilihan untuk mengobati jerawat. Terutama jika jerawat lebih serius atau tidak menanggapi pengobatan lokal. 1. Antibiotik oral (Dokshi Cycline, Minocycline) • Keuntungan: Obat ini umumnya diresepkan oleh dokter sebagai jerawat parah, yang tidak diobati dengan obat -obatan lokal. Efek samping yang dapat terjadi termasuk mual, reaksi yang menakjubkan atau alergi. 2. Tentu saja oral • Metode operasi: pil kontrasepsi dapat membantu mengurangi produksi minyak wanita yang berlebihan dengan jerawat hormonal, khususnya salah satu penyebab jerawat. • Keuntungan: Pil kontrasepsi cocok untuk wanita yang disebabkan oleh perubahan hormon selama menstruasi atau kehamilan. Pil ini juga dapat mengurangi peradangan dan produksi sebum. 3. Isotretinoin (Accutane) • Operasi: Isotretinoin adalah bentuk vitamin A yang digunakan untuk menangani jerawat dan kista berat. Obat ini mengurangi produksi minyak dan mencegah pori -pori. • Keuntungan: Isotétinoine sangat efektif untuk jerawat parah dan tidak menanggapi perawatan lain. Namun, karena mungkin ada efek samping yang serius seperti gangguan hati dan masalah kehamilan, itu harus di bawah pengawasan dokter.
Pilih obat jerawat yang tepat sesuai dengan jenis kulit
Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda dan penting untuk memilih obat jerawat yang sesuai dengan jenis kulit. • Kulit Cerdas: Dalam hal kulit berminyak, obat jerawat yang mengandung oksida bulu benzoil atau asam salisilat dapat membantu mengatasi jerawat karena menghalangi pori -pori karena minyak yang berlebihan. • Kulit kering: Dalam hal kulit kering, produk dengan bahan aktif yang lebih lembut, seperti asam atau salisilat adapal, jangan memperburuk pengeringan kulit. • Kulit Sensitif: Hindari produk yang mengandung bahan -bahan keras seperti alkohol atau peroksida jika mereka sensitif terhadap kulit. Pilih produk yang lebih ringan dan hindari penggunaan berlebihan. • Jerawat hormonal: Untuk jerawat yang dipengaruhi oleh perubahan hormon, kontrasepsi atau antibiotik oral bisa menjadi pilihan yang baik.
Cara menggunakan nasihat dan obat -obatan dengan benar
Obat jerawat yang Anda pilih efektif, jadi ikuti saran yang tepat. Kemudian oleskan obat jerawat sesuai dengan instruksi. • Konsistensi: Untuk mendapatkan hasil maksimum, gunakan obat secara teratur dan gunakan sesuai dengan instruksi. Hasil pengobatan umumnya muncul dalam beberapa minggu. • Hati -hati dengan kombinasi produk: Jangan mencampur obat -obatan jerawat yang mengandung bahan aktif tanpa rekomendasi dokter. Misalnya, kombinasi benzoil peroksida dan retinoid dapat menyebabkan rangsangan.
Efek samping dan peringatan penggunaan obat jerawat
Obat jerawat sangat efektif, tetapi beberapa produk dapat menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping umum termasuk kulit kering, iritasi dan kemerahan. Jika reaksi parah terjadi, berhentilah menggunakan dan konsultasikan dengan dokter segera.
Pengobatan jerawat, yang dapat ditemukan di apotek, sangat bervariasi dari pengobatan lokal hingga pengobatan. Pilihan produk yang tepat harus disesuaikan dengan tingkat keparahan jenis kulit dan jerawat. Selalu gunakan obat jerawat sesuai dengan instruksi dan jika jerawat tidak membaik, temui dokter. Jerawat bukan lagi masalah besar yang mengganggu penampilan Anda melalui perawatan yang tepat dan perawatan kulit harian.