
Jakarta, ditphat.net – Vadel Badjidehit masih dikunjungi oleh keluarga setelah dia secara resmi dipanggil tersangka dan penjara. Hari ini, dua saudara perempuan Vadel datang dari Martin dan Bintang Badjideh di selatan dan polisi Kakarta Metro untuk melihat keadaan adiknya.
Mereka berdua berkumpul untuk membawa makanan yang dipesan oleh Vadel Badjidh. Bahkan, Vadel berharap untuk memakan masakan ibunya, tetapi kondisinya tidak mungkin. Ibu Vadel Badjideha masih disebabkan oleh kejutan yang kuat ketika anaknya terperangkap oleh anak di bawah umur dan aborsi. Gulir ke depan.
“Bawa makanan ke Vadel, kondisi ibu tidak merasa sehat,” kata Bintang Badjidh ketika dia bertemu dengan polisi dari Jakarta selatan pada Kamis, 20 Februari 2025.
Vadel Badjidh tidak makan dengan baik tentang memasak ibunya. Sementara itu, saudaranya membawa camilan dan roti ke Vadel Badjidh di penjara.
Dikatakan juga bahwa kondisi ibu mereka masih cukup sulit, jadi itu membutuhkan istirahat yang lebih lama.
“Makanan ringan masih roti, sang ibu tidak bisa memasak. Namun, kami ingin turun, kami tidak bisa mengunjungi,” katanya.
Keluarga Vadel Badjideh merasakan perbedaan di rumah mereka dalam suasana yang cukup besar. Biasanya tiga saudara perempuan -lebih sering berkumpul di rumah dengan kedua orang tua. Tapi sekarang Vadel Badjidh tidak bisa hadir di panas keluarganya.
Untuk informasi lebih lanjut, Vadel Badjideh berpartisipasi dalam aborsi dan hubungan dengan anak di bawah umur, termasuk anak -anak seniman Nikita Mirzan. Dia dipanggil sebagai tersangka setelah kepolisian Polisi Selatan -jakarta dan diancam dengan penilaian maksimal 15 tahun penjara sesuai dengan peraturan lokal mengenai kejahatan untuk anak di bawah umur. Kasus ini tetap pada publik setelah laporan yang menunjukkan keterlibatan Vadel dalam kegiatan yang melanggar hukum.
Pada 17 Februari 2025, Vadel memberikan penangguhan polisi dengan harapan mendapatkan proses hukum tanpa harus berhenti. Namun, permintaan ini masih dalam cahaya. Sementara itu, kejadian ini menarik perhatian media dan opini publik, dengan mempertimbangkan bahwa korban adalah putra dari figur publik yang terkenal. Pengacaranya, Razman Arif Nastion, secara terbuka menyatakan kekecewaan Vadal, menunjuk pada perselisihan atau konflik dalam tim hukum yang terkait dengan langkah -langkah hukum.
Masalah ini tidak hanya mempengaruhi Vadel secara legal, tetapi juga mempengaruhi citra publik yang sesuai, terutama karena berpartisipasi dalam masalah yang sangat sensitif. Proses hukum yang berkelanjutan menentukan nasib Undang -Undang Vadela, sementara perhatian publik masih berfokus pada peristiwa terbaru dalam kasus kontroversial ini. Saat ini, polisi Metro Jakarta selatan Vadel Badjidh dihentikan selama 20 hari untuk penyelidikan lebih lanjut.