
Jakarta, kasus ditphat.net-unik, juga menyebabkan kegembiraan baru-baru ini di Indonesia. Alasannya adalah ada seorang pria yang harus melemah di penjara setelah kecelakaan di sekawanan bebek di jalan raya.
Pria yang namanya tidak diketahui dilaporkan karena dia memutuskan untuk tidak setuju dengan membayar uang untuk hadiah yang disyaratkan oleh pemilik bebek. Kejadian ini viral di media sosial dan menyebabkan tanggapan yang berbeda terhadap warga negara.
“Pria itu harus memudar di penjara setelah dia melemparkan dirinya ke atas kawanan bebek di jalan raya.
Pada teman kencannya, diketahui bahwa pria itu memimpin sepeda motornya di jalan desa. Tiba -tiba ada seekor bebek dan dipukul dan dipukul oleh kematian.
Selain itu, pemilik bebek, penduduk menuntut tanggung jawab dengan mencari pengganti kambing yang dianggap sebagai harga bebek yang wajar.
Perlu diingat bahwa seseorang telah menjelaskan bahwa Anda memukul bebek karena itu mengantuk. Pemilik bebek mengklaim bahwa ibukota hewannya harus dapat memberikan telur lagi dan menetas, tetapi insiden itu membuatnya kehilangan kemungkinan keuntungan.
Acara ini segera menarik perhatian warga ke media sosial. Banyak yang percaya bahwa keputusan itu tidak masuk akal, sementara yang lain menekankan keadaan aneh dari sistem hukum.
“Apakah ini serius atau tidak?
“Miskin, hanya karena bebek itu bahkan masuk penjara, harus menjadi solusi lain,” kata warga negara lain.
Kasus ini juga telah kembali ke garis depan terkait dengan pentingnya keadilan dalam sistem hukum, terutama untuk komunitas kecil yang sering berurusan dengan ketidakadilan dalam proses hukum yang harus untuk semua.