
JAKARTA, ditphat.net – Ban cadangan sering dianggap sebagai komponen yang hanya diperlukan saat kesalahan terjadi. Bahkan, perannya sangat penting dalam memastikan keamanan mengemudi.
PT Bridgestone Tire Indonesia mengundang pemilik mobil untuk memperhatikan pemeliharaan ban cadangan.
“Ban cadangan dieksploitasi akan sangat membantu ketika kami memiliki masalah di jalan,” kata Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano, wakil kepala Departemen Peralatan Asli (OE).
“Ini bukan hanya masalah bocor ban, tetapi juga untuk memastikan rasa aman dan kenyamanan saat mengemudi,” tambahnya, dikutip oleh ditphat.net Car dari pernyataan resmi, Senin, 28 Oktober 2024.
Tip Ban Cadangan:
Memeriksa tekanan angin yang biasa: tekanan ban cadangan cenderung berkurang seiring waktu. Idealnya, tekanan cadangan ban adalah 5-10 lebih banyak anjing lebih tinggi dari tekanan ban standar lainnya. Selain itu, penggunaan nitrogen dapat menjaga tekanan ban lebih stabil.
Perhatikan kondisi fisik ban: Periksa apakah ada retakan, air mata atau benjolan pada ban cadangan. Kerusakan fisik dapat menunjukkan bahwa ban tidak disimpan dengan benar atau terstruktur.
Buat rotasi (ban cadangan penuh): Ban berputar secara teratur, semua ban akan memiliki model keausan yang seragam, termasuk ban cadangan.
Ban Bersih dan Pencegahan: Debu, kotoran, dan sinar matahari dapat merusak ban cadangan. Bersihkan secara teratur dan pastikan ban ditutup dengan baik jika disimpan di luar.
Pentingnya pemeliharaan ban cadangan
Menurut FIS, ban cadangan yang terlupakan dapat memengaruhi keselamatan berkendara. Ban rata atau rusak dapat mengurangi adhesi dan stabilitas kendaraan, terutama bila digunakan dengan kecepatan tinggi. Selain itu, ban cadangan yang tidak cocok untuk digunakan juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang pemeliharaan ban, Bridgestone Indonesia merekomendasikan pemilik mobil untuk mengakses model (TOMO) atau Bridgestone One Stop Service (BOSS).