
MALANG, ditphat.net – Plat nomor kendaraan di Indonesia memenuhi fungsi utama identitas resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui polisi.
Kombinasi surat dan angka di plat nomor tidak hanya memfasilitasi identifikasi, tetapi juga menunjukkan area pendaftaran kendaraan.
Meskipun demikian, selain fungsi resmi, papan numerik sering kali merupakan cara untuk mengekspresikan pemilik kendaraan, terutama dengan kombinasi angka dan huruf yang membentuk kata -kata tertentu.
Dalam beberapa kasus, pemilik kendaraan menggunakan angka dan huruf secara kreatif untuk memproduksi pelat numerik yang unik. Kombinasi ini sering menarik perhatian publik, terutama jika itu menciptakan kata -kata yang lucu, unik dan bahkan kontroversial.
Namun demikian, aturan ketat mengatur papan angka kendaraan, termasuk melarang penggunaan kombinasi yang tidak pantas atau ofensif.
Baru -baru ini, ada plakat tidak senonoh kendaraan di pusat perhatian publik. Film viral yang beredar di media sosial dengan mobil sedan BMW dengan plat nomor tidak senonoh dengan tulisan “n 3 nen” di seluruh wilayah kota Malang di kota Malang.
Dikutip oleh ditphat.net dari Instagram @fact.indo pada hari Senin, 17 Februari 2025, pengemudi mobil premium BMW dikenal sebagai wanita 22 tahun.
Sopir itu kemudian diamankan segera oleh polisi setempat. “Polisi di kota Malang mengamankan seorang pengemudi mobil dengan plat nomor palsu” N 3 NES “, yang viral di media sosial. Polisi menekankan Kasatlantas Kota Malang, Agung Fitranssyah mengumpulkan bahwa penggunaan nomor tidak senonoh dapat mengganggu konsentrasi pengemudi lain,” tulisnya informasi tentang transfer tersebut.
“Pengemudi Salikha (22) dan kendaraannya diamankan,” lanjut pernyataan itu.
Pengemudi juga mengakui bahwa mobil BMW ini tidak dimiliki sendiri, dan alasan untuk menggunakan plat nomor palsu dengan ejaan sensitif hanya dibuat untuk konten Tiktok.
“Secara pribadi, saya akui saya mengendarai kendaraan BMW putih dengan nomor vanic” n 3 nen “. Ini hanya berlaku untuk kebutuhan konten di Tiktok, untuk konten bioskop Jedg-Jedug,” kata Rasya, sebagai pelaku menggunakan plak palsu dengan ejaan yang tidak adil.
Lihat film ini terlalu banyak warga yang merasakan pengemudi mobil BMW ini. Banyak yang mengatakan bahwa mendapatkan uang berlimpah tidak menjamin orang yang beradab.
“Tampaknya banyak uang tidak menjamin orang yang beradab,” kata warga negara.
“Mobil cantik Anda tidak seindah moralitas Anda,” tulis pengguna internet.