
JAKARTA, ditphat.net – Diskusi Gede bermotor (MOGE) mungkin sedang dalam perjalanan untuk muncul kembali, dan secara umum, wakil presiden wakil presiden wakil wakil wakil Veman Vlan, Andi Iwan Darmawan Aras menyarankan peraturan ini.
Diketahui bahwa proposal ini diajukan untuk meningkatkan pendapatan pemerintah.
Salah satu produsen motor mesin utama di Indonesia menjawab tawaran itu.
Direktur H.O.G Anak Elang Jakarta dan CEO Harley-Davidson dari dealer Jaraarty, Suherli, mengumumkan bahwa partainya menyambut tawaran ini karena beberapa negara tetangga mengizinkan mesin memasuki jalur yang dibayar.
“Ketika sampai pada aturan -aturan ini, kami sangat senang, karena di beberapa negara, terutama di negara -negara tetangga, sepeda motor kecil juga dapat memasuki jalan.
Namun, Seherli khawatir apakah Moge punya rencana untuk memasuki jalan uang.
“Jika jalan itu dibedakan di Bali. Masih mengganggu sepeda motor besar seperti Harley-Davidson, tetapi kami senang menerima pesan-pesan ini. Katanya.
Sementara itu, Suheherli mengumumkan bahwa kekhawatiran ini terungkap karena beberapa pengemudi masih tidak memiliki posisi yang kurang disiplin selama mengemudi.
“Mempertimbangkan kebiasaan pengemudi di Indonesia di Indonesia, jika saya melihatnya, masih belum cukup untuk didisiplinkan. Juga, di jalan uang, kita melihat bahwa masih ada banyak orang yang memasuki lengan jalan.
Selain itu, Seherli mengulangi wacana partainya sangat didukung oleh catatan bahwa itu harus dipisahkan dengan jalur antara sepeda motor dan empat kendaraan atau lebih banyak kendaraan.
Suheri, “Kami sangat mendukung dan sangat senang jika terbiasa pergi ke jalan menuju jalan). Mudah -mudahan, pengemudi lain akan diatur saat memasuki sepeda motor besar, dan mungkin kami akan mengambil jalan khusus atau kami akan memiliki kiri atau kanan untuk pengemudi moge.”
Informasi lebih lanjut, berdasarkan Pasal 44 tahun 2009, Pasal 44 (pp), sepeda motor sebenarnya dapat mencapai jalan tentara bayaran dengan ketentuan khusus.
Pengemudi roda dua dapat melewati jalur upah yang dilengkapi dengan uang khusus untuk sepeda motor.
Jalur khusus sepeda motor di jalan berbayar harus dipisahkan secara fisik dari jalur upah yang dirancang untuk empat atau lebih kendaraan bermotor (Pasal 38 paragraf 1A SP 44/2009).
Karena dapat menjamin keamanan dan keselamatan mengemudi untuk semua pengguna yang dibayar saat memisahkan jalur ini.