
BANDUNG, ditphat.net – Dua pemain catur Indonesia IM Joseph Tahar Iskandar dan MF Satriya The Duta Indonesia (GM) Grand Chess Competition (GM) dan Master International Master Competition (IM) pada hari Senin, 25 Februari.
Kedua pemain catur ini telah meningkatkan nilai standar dalam kompetisi. Di babak kesebelas, Norma tampaknya memiliki mentega. Dia mampu mengalahkan Miv Lesa Latifa di babak ke -21.
Dengan ronde kesebelas, Satriya Duta berada di urutan kedua di tempat terakhir, mengumpulkan nilai 8,5 VP. Kepemimpinan dalam kategori kompetisi IM masih memiliki GM Bernadsky secara vital (Ukraina), yang melanggar WGM Nguyen Thi Mai Hung (Vietnam). 9 VP untuk hidup sebagai pemimpin di tribun terakhir.
Setelah bersaing dengan Satriya Duta, itu lebih aktif dalam pelatihan. Selain itu, mereka sudah memiliki judul mentega dan akan dikerahkan di Kejuaraan Catur Internasional 3.3 di Ulan Adonan, Mongolia, untuk tujuan yang akan berlangsung dari 22 April hingga 2025.
“Saya sangat senang mendapatkan penghargaan Norma ini. Lawannya masih ada. Dia cukup bebas dan tajam, jika dia tidak berhati -hati untuk mati,” kata Satria kepada wartawan.
Im Joseph Taher memilih GM Kuaybokarov Temur (Australia) 2550. 2025 dengan 2439 pemilihan di babak kesebelas.
“Ini sangat bagus karena hasil pelatihan saya telah berhasil mencapai hasil ini. Masih ada kekurangan kompetisi catur sejauh ini, tetapi ini adalah kesempatan untuk memenangkan saya dan orang lain di GM, Indonesia.”
Tentang temannya, Im Aditya Bagas, pahlawannya pada tahun 2024, turun ke 8 dengan nilai 4,5 vp. Juara masih memegang GM Safarli Eltaz (Azerbaijan) 2609 di putaran kesebelas orang -orang baik dari orang baik 2411.
Sementara itu, PB Perkasi Trustees, Ir. Putra Eka, Vira mengatakan, kompetisi utama terbesar dengan senang hati memberikan pemain catur terkemuka Indonesia. Dia menghormati pencapaian Satya Duta dan Joseph Iskander.
“Ini jelas merupakan bisnis PB per concetasi untuk mempromosikan kompetisi GM, jadi ini adalah peluang emas. Bahkan pemain harus merespons dengan baik. Setiap pemain harus siap. Saya senang hari ini merilis satu GM dan satu,” alias menjelaskan.
“Karena alasan ini, Presiden PB Persekasi Utat Adianto sedang mencoba menjalankan program internasional semacam ini setiap 3 bulan,” lanjutnya.
Dengan fasilitas bergerak setiap tiga bulan, diharapkan untuk mendorong kegembiraan pemain catur nasional untuk meningkatkan pencapaian mereka. Selain itu, Satriya Dutra telah sepenuhnya terganggu oleh PB Percasi General Chair untuk memenangkan GM murni dengan usia pertengahan.
Hasil kompetisi master dan master internasional 2025 adalah sebagai berikut.
GM dan Turnamen Indonesia IM 2025 Sames of the Last Stands:
Kompetisi GM Indonesia
Nilai GM Safarli Eltaz (Azerbaijan) 8.5 2 …
Im a competition
1. Sah Farid (dalam) 5.5 7. IM Garcia John Emmanuel (Filipina) 5.5 8.) 0.5