
JAKARTA, ditphat.net – Setelah pertempuran untuk hak asuh anak dengan mantan suaminya, Atalarik Syah. Tsania Marwa memutuskan untuk menyerah untuk menang di Atalarik Syah di bawah arahan.
Diketahui bahwa Tsania Marwa adalah hak asuh dua anak setelah perceraian dari Atalarika Syah. Tetapi sebenarnya dia sejauh ini tidak pernah bisa bersama kedua anaknya. Gulung.
Dia mengklaim bahwa dia telah mengangkat tangannya atas situasi yang dia temui sejak 2017. Tsania Marwa mengakui bahwa dia pertama kali merasa diserahkan dan Legowo dengan posisinya pada tahun 2021.
“Tahun 2021, karena di mana saya menyapu proses hukum yang saya macet dan anak itu belum ke saya. Pertama, hal luar biasa yang membuatnya jatuh, “katanya, berbicara dengan Fenny Rose, dipimpin oleh Fenny Rose, dikutip dari YouTube.
Bukan karena alasan apa pun, Tsania memilih untuk menyerah untuk memenangkan hak asuh anak mantan rumahnya, karena dia memikirkan efek negatif dari anak -anaknya.
“Apa yang saya lihat, semakin saya mencoba mengambil anak -anak saya, pengaruhnya juga untuk anak -anak. Itu membuat saya berhenti,” katanya.
Tsania melihat anak -anak mereka bingung pada waktu itu. Jadi dia memutuskan untuk melepaskan kesehatan mental anaknya.
“Saya masih melihat anak -anak kecil, dan dia keluar dari proses eksekusi yang bagus pada waktu itu, mereka bingung dan harus takut. Ego saya, tetapi itu tidak terkait dengan mentalitas mereka,” katanya.
Di satu sisi, Tsania Marwah juga memilih untuk tidak melaporkan mantan suaminya, Atalarik Syah.
“Tidak, karena saya pikir sudah terlambat. Saya tidak melaporkannya karena saya sudah selesai,” lanjutnya.
Tsania sendiri hanya bisa menyerah hanya menunggu anak -anak datang sendiri.
“Saya sudah di atas panggung menunggu anak saya ingin saya bertemu dengan saya, Hayuk Umi siap menyambut Anda. Jadi saya menunggu apa yang saya inginkan dari anak -anak,” kata Tsania Marwa.